Syarat CPNS Tidak Ribet

Kuningan (6/11/2008). Sibuknya warga Kuningan yang berminat mengikuti seleksi CPNS, disikapi pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Syarat dalam penerimaan CPNS nanti cukup simpel. Syarat pokok yang harus dipenuhi cuma legislasi ijazah plus transkip nilai, KTP, dan Akta Kelahiran.

Kepala BKD Kuningan, Yeddi Chandra,SH,MH., didampingi Kabid Pengadaan dan Mutasi Pegawai Drs. Nurahim, M.Si, menyebutkan, yang menjadi syarat pokok dalam rekrutmen CPNS tidak seribet yang dibayangkan. Syarat lainnya seperti kartu kuning dan SKCK, dapat dipenuhi setelah diketahui hasil testing.

Terkait waktu pelaksanaan CPNS untuk pelamar umum, mantan kepala Bawasda itu mengatakan, harus menunggu persetujuan prinsip dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan), Pihaknya berharap dalam minggu-minggu itu persetujuan prinsip formasi tersebut segera turun, " Jika sudah turun, maka dalam 1 atau 2 hari kita akan langsung umumkan di media massa. Termasuk persyaratan yang tidak akan jauh dari yang saya sebutkan," ucapnya.

Yeddi melanjutkan, pada penerimaan CPNS nanti pelamaran direncanakan melalui Kantor Pos. Pihaknya kini tengah mempersiapkan konsep pengumuman sambil menunggu turunnya persetujuan prinsip dari Menpan. Ajuan formasi dari Pemkab Kuningan.

"Yang kami ajukan minimal D2 PGSD untuk tenaga guru. Lalu untuk tenaga teknis dan medis minimal D3 yang sesuai dengan surat dari menpan. untuk lulusan SMA atau di bawah D2 PGSD tidak ada formasi karena sudah terakomodir dalam pengangkatan CPNS dari PTT selama beberapa tahun kemarin," terangnya.

Untuk jumlah formasi sebanyak 224 untuk tenaga guru, 64 medis, dan 48 teknis, dipastikannya tidak mengalami perubahan. Formasi yang dijatah itu harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Sebab, jika nanti beberapa jatah formasi tidak ada yang melamar, maka bakal hangus dan tidak bisa dialihkan ke yang lain. (ded)

Sumber; H.U. Radar Cirebon

Cuma isu..

Hari Rabu, tepatnya tanggal 05 Nopember 2008 saya mendapat kabar katanya mau ada pengangkatan CPNS di BKD Provinsi Jawa Barat. Saya pun senang meski sedikit ada aneh karena biasanya test cpns di umumkan melalui media cetak maupun digital seperti internet

Akhirnya dengan cepat saya mengumpulkan semua persayaratan untuk mengikui cpns tersebut, sampai harus menunggu lama untuk membuat Surat Keteragan Sehat dari dokter Rumah Sakit Daerah setempat. Tetapi tiba-tiba setelah dikonfirmasi kembali ternyata, pengadaa cpns di BKD tersebut tidak ada
Sangat disesalkan, padahal saya sudah mengantri lama untuk membuat surat keterangan sehat dari dokter.
pyuchh... cwuapee dech..

Calon Pendaftar CPNS Makin Cemas

Kuningan, (28/10/2008) - Hingga kini belum jelas waktu dan kuotanya. Para pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi umum saat ini mulai cemas. Pasalnya, hingga kemarin (27/10) pendaftaran seleksi CPNS, belum jelas kapan dibuka.

Caleg Partai Golkar, ujang Fachrudin SE mengaku kasihan melihat masyarakat yang telah mempersiapkan persyaratan CPNS.

Menurut dia, masyarakat bukan hanya cemas soal waktu pendaftaran, tapi juga cemas tentang ada tidaknya formasi umum sesuai dengan ijazahnya. Sehingga, ketika dalam pembukaan CPNS tahun 2008, respon masyarakat menjadi berlipat.


"Namun, respon besar itu kini tertahan harapan yang tak kunjung dimulai. Kapan waktunya pun belum jelas. Kondisi itu mestinya disadari oleh pengambil kebijakan di daerah maupun pusat," ujar caleg DPRD Kuningan dari Partai Golkar dapil III itu, saat berkunjung ke kantor Radar Cirebon Biro Kuningan, kemarin.

Dikatakan, berlarutnya pembukaan CPNS jalur umum tahun 2008, telah menyiksa batin masyarakat calon pelamar. Pemerintah harusnya peka dan menindaklanjutinya dengan cara menyelesaikan kendalanya secara cepat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kuningan, Yedi Chandra SH MM saat dikonformasi mengaku masih belum mempunyai informasi waktu pembukaan CPNS. "BKD se Jawa Barat sudah kompak akan melaksnakan pembukaan CPNS-nya secara serempak. Namun, kendalanya masih ada 12 kabupaten/kota di Jabar yang belum melakukan validasi kebutuhan formasinya secara konkret. Sehingga, Menpan RI belum bisa menurunkan keputusannya. Adapun 14 kabupaten/kota lainnya sudah selesai, "terang mantan kepala Bawasda ini.

Validasi sangat diperlukan Menpan RI sebagai dasar penentuan kebutuhan formasi CPNS. Misalnya kuota CPNS untuk guru di Kuningan sebanyak 224 orang. Untuk rincian kebutuhan guru mata pelajarannya harus kembali mendapat validasi. begitupula kuota CPNS Kuningan untuk tenaga medis 66 orang, dan tenaga teknis 46 orang.


(Sumber : Radar Cirebon)